Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Minal Aizin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin

Marching Band Fatahillah MI Negeri Jambu

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Kunjungan Study di Museum Palagan Ambarawa

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Praja Muda Karana

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Kunjungan Study di PT Dua Kelinci Pati

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Belajar bersama alam, mengasyikkan

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Sabtu, 28 Maret 2015

Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA) MI Tk. Kec. Jambu


Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (AKSIOMA)  MI se-Kecamatan Jambu kali ini berlangsung di MI Wonokasihan Bedono. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 28 Maret 2015 ini diikuti oleh seluruh Madrasah Ibtidaiyah baik Negeri maupun swasta yang ada di Kecamatan Jambu.

Beberapa cabang lomba yang dipertandingkan antara lain adalah :
  1. Lomba Lari Putra dan Putri
  2. Lomba Senam 
  3. Lomba Adzan
  4. Lomba Seni Tilawatil Qur'an Putra dan Putri
  5. Lomba Tartil Qur'an Putra dan Putri
  6. Lomba Mapel Agama
  7. Lomba Mapel Matematika
  8. Lomba Mapel IPA
  9. Lomba Pidato Putra dan Putri

Adapun pada tahun ini, MI Negeri Jambu turun tidak disemua nomor dikarenakan informasi yang diterima sedikit kurang lengkap. seperti misalnya pada Lomba Pidato hanya menurunkan pada bagian putra saja karena juknis lomba yang diterima hanya tercantum untuk putra saja. Namun begitu diakhir lomba kontingen MI Negeri Jambu berhasil membawa pulang 6 piala.
Mengingat persiapan yang singkat, hal ini perlu disyukuri.
Trofi-trofi yang berhasil dibawa pulang oleh siswa-siswi MI Negeri Jambu adalah sebagai berikut :
Juara I Lomba Lari Putri oleh Juniata Karina J

Juara II Lomba Adzan oleh Bagus Kusuma A

Juara III Seni Tilawatil Qur'an Putra oleh Rif'am dan Putri oleh Puandra Garil


Juara III Mapel IPA oleh Fauzidan Akmal Zacky

Juara  II Pidato Putra oleh Esa Karunia Agung


Selasa, 24 Maret 2015

Pesta Siaga Tk. Kab. Semarang Tahun 2015

Pesta Siaga untuk tahun 2015 kali ini bertempat di SMK Telkom atau SMK Tunas Harapan Tengaran Salatiga. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 38 sekolah baik SD maupun MI yang sudah menjadi yang tergiat di ringkat kecamatan.

Seperti tahun 2014, MI Negeri Jambu juga mengirimkan wakilnya. Hanya bedanya pada tahun ini yang diikutkan adalah barung putranya.





Tari Modifikasi Ampar-Ampar Pisang MI Negeri Jambu



Senin, 23 Maret 2015

Akibat Makan dan Minum Sambil Berdiri Menurut Islam dan Ilmiah

Akibat Makan dan Minum Sambil Berdiri Menurut Islam dan Ilmiah

 

  • Akibat Makan dan Minum Sambil Berdiri Menurut Islam dan Ilmiah
  • Orang tua sering melarang kita makan dan minum sambil berdiri. Mungkin kedengarannya seperti nasihat biasa saja, tapiternyata hal itu ada benarnya dan dapat dibuktikan dari segi agama maupun kesehatan. Mau tahu?
Anda merasa sudah melakukan diet dengan benar tapi berat badan belum berkurang juga? Mungkin ada yang salah dengan cara makan Anda. Kebiasaan makan sambil berdiri bisa jadi salah satu penyebab mengapa Anda tidak kurus-kurus.
Di zaman yang serba cepat ini, makan bukanlah kegiatan yang spesial lagi. Dahulu, orang-orang selalu makan dalam keadaan duduk untuk menghargai berkah yang diberikan sang pencipta. Namun kini, makan sambil berdiri bahkan berjalan sudah jadi hal yang lumrah. Secara ilmiah, makan sambil duduk dan tetap pada satu tempat membuat otak tidak akan memikirkan makanan lain selain yang ada di hadapannya saat itu. Hal itu karena tubuh akan memberikan sinyal pada otak untuk tidak perlu mencicipi makanan lainnya dan fokus pada satu makanan ketika sedang duduk, dan hal itu membuat Anda lebih sedikit memasukkan kalori dalam tubuh. Mengapa Rasulullah melarang ummatnya minum berdiri. Dalam hadist disebutkan “janganlah kamu minum sambil berdiri” Ini dibuktikan dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringer. Sfringer adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada ‘pos-pos’ penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disaluran ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya.
Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: “Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri. Qatadah berkata, “Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa itu lebih buruk.” Pada saat duduk, apa yang diminum atau dimakan oleh seseorang akan berjalan pada dinding usus dengan perlahan dan lembut. Adapun minum sambil berdiri, maka ia akan menyebabkan jatuhnya cairan dengan keras ke dasar usus, menabraknya dengan keras, jika hal ini terjadi berulang-ulang dalam waktu lama maka akan menyebabkan melar dan jatuhnya usus, yang kemudian menyebabkan disfungsi pencernaan. Adapun rasulullah saw pernah sekali minum sambil berdiri, maka itu dikarenakan ada sesuatu yang menghalangi beliau untuk duduk, seperti penuh sesaknya manusia pada tempat-tempat suci, bukan merupakan kebiasaan. Ingat hanya sekali karena darurat! Manusia pada saat berdiri, ia dalam keadaan tegang, organ keseimbangan dalam pusat saraf sedang bekerja keras, supaya mampu mempertahankan semua otot pada tubuhnya, sehingga bisa berdiri stabil dan dengan sempurna. Ini merupakan kerja yang sangat teliti yang melibatkan semua susunan syaraf dan otot secara bersamaan, yang menjadikan manusia tidak bisa mencapai ketenangan yang merupakan syarat terpenting pada saat makan dan minum. Ketenangan ini bisa dihasilkan pada saat duduk, di mana syaraf berada dalam keadaan tenang dan tidak tegang, sehingga sistem pencernaan dalam keadaan siap untuk menerima makanan dan minum dengan cara cepat. Makanan dan minuman yang disantap pada saat berdiri, bisa berdampak pada refleksi saraf yang dilakukan oleh reaksi saraf kelana (saraf otak kesepuluh) yang banyak tersebar pada lapisan endotel yang mengelilingi usus.
Refleksi ini apabila terjadi secara keras dan tiba-tiba, bisa menyebabkan tidak berfungsinya saraf (vagal inhibition) yang parah, untuk menghantarkan detak mematikan bagi jantung, sehingga menyebabkan pingsan atau mati mendadak. Begitu pula makan dan minum berdiri secara terus-menerus terbilang membahayakan dinding usus dan memungkinkan terjadinya luka pada lambung. Para dokter melihat bahwa luka pada lambung 95% terjadi pada tempat-tempat yang biasa berbenturan dengan makanan atau minuman yang masuk. Sebagaimana kondisi keseimbangan pada saat berdiri disertai pengerutan otot pada tenggorokkan yang menghalangi jalannya makanan ke usus secara mudah, dan terkadang menyebabkan rasa sakit yang sangat yang mengganggu fungsi pencernaan, dan seseorang bisa kehilangan rasa nyaman saat makan dan minum. Dari segi kesehatan. Air yang masuk dengan cara duduk akan disaring oleh sfringter. Sfringter adalah suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka (sehingga air kemih bisa lewat) dan menutup. Setiap air yang kita minum akan disalurkan pada pos-pos penyaringan yang berada di ginjal. Nah. Jika kita minum berdiri. Air yang kita minum tanpa disaring lagi. Langsung menuju kandung kemih. Ketika langsung menuju kandung kemih, maka terjadi pengendapan disalurkan ureter. Karena banyak limbah-limbah yang menyisa di ureter. Inilah yang bisa menyebabkan penyakit kristal ginjal. Salah satu penyakit ginjal yang berbahaya. Susah kencing itu penyebabnya. Diriwayatkan ketika Rasulullah s.a.w. dirumah Aisyah r.a. sedang makan daging yang dikeringkan diatas talam sambil duduk bertekuk lutut, tiba-tiba masuk seorang perempuan yang keji mulut melihat Rasulullah s.a.w. duduk sedemikian itu lalu berkata: “Lihatlah orang itu duduk seperti budak.” Maka dijawab oleh Rasulullah s.a.w.: “Saya seorang hamba, maka duduk seperti duduk budak dan makan seperti makan budak.” Lalu Rasulullah s.a.w. mempersilakan wanita itu untuk makan. Adapun duduk bertelekan (bersandar kepada sesuatu) telah dilarang oleh Rasulullah sebagaimana sabdanya, “Sesungguhnya Aku tidak makan secara bertelekan” (HR Bukhar).

Senin, 16 Maret 2015

Kunjungan Study di Pabrik Roti Ganep's Solo



Dalam rangka pembelajaran luar kelas, Pada tanggal 16 Maret 2015, siswa-siswi kelas 5 MI Negeri Jambu melakukan kunjungan studi  ke Pabrik Roti Ganep's Solo yang merupakan pabrik roti tertua di kota Surakarta atau Solo. Siswa-siswi MI Negeri Jambu sangat gembira mendapat pengetahuan sekaligus berwisata dengan guru dan teman-teman. Mereka mendapat pengetahuan tentang pembuatan roti sampai dengan pemasaran roti dari Roti Ganep's itu.

Selain melakukan kunjungan studi, siswa-siswi Kelas 5 MI Negeri Jambu juga melakukan refreshing ke waterboom Pandawa di Solo. Mereka sangat senang bisa bermain bersama, bergembira bersama teman-teman serta para guru MI Negeri Jambu. 



Tempat terakhir yang dikunjungi untuk menutup kegiatan ini adalah dengan berziarah di Makam Sunan Pandanaran di Bayat Klaten. Walaupun hari sudah malam tepatnya sudah masuk menjelang shalat Isya', namun tidak mengurangi antusias para siswa-siswi juga para guru MI Negeri Jambu untuk berziarah di makam Sunan Pandanaran ini. Tempatnya yang berada diketinggian dengan anak tangga yang berjajar keatas