Selamat Hari Raya Idul Fitri 1437 H, Minal Aizin Wal Faizin Mohon Maaf Lahir dan Batin

Marching Band Fatahillah MI Negeri Jambu

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Kunjungan Study di Museum Palagan Ambarawa

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Praja Muda Karana

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Kunjungan Study di PT Dua Kelinci Pati

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Belajar bersama alam, mengasyikkan

Membangun Generasi yang Berprestasi, Bertaqwa dan Berahklak mulia.

Kamis, 16 Januari 2014

Kegiatan Keagamaan

Dalam membentuk kepribadian yang pintar, santun dan bertakwa, MI Negeri Jambu selain melakukan kegiatan belajar dan mengajar dikelas juga menerapkan kegiatan yang bersifat membangun kepribadian yang bertakwa dengan mengadakan kegiatan seperti Sholat Dhuha bersama, Khotmil Qur'an, pembacaan Asmaul Husna sebelum KBM serta Siraman Rohani setiap ada peringatan Hari Besar Islam
Kegiatan Khotmil Qur'am

Kegiatan Khotmil Qur'an
Untuk kegiatan Sholat Dhuha dilaksanakan pada waktu istirahat pertama dan kedua yang dilaksanakan secara bergiliran perkelas.

Kegiatan Sholat Dhuha
Kegiatan Khotmil Qur'an dilaksanakan setiap hari Sabtu setelah kegiatan belajar mengajar selesai. Guru pertama kali mengawalinya dengan mukadimah kemudian dilanjutkan oleh siswa secara bergiliran dipandu oleh bapak / ibu guru

Selasa, 14 Januari 2014

Gerakan Pramuka



Salam Pramuka...!!!

Selain pelajaran wajib di sekolah, MI Negeri Jambu juga mengadakan kegiatan ekstra kurikuler lainnya dan diantaranya adalah kegiatan pramuka. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jum'at dimulai sekitar pukul 13.30 WIB.
Ceria mengikuti kegiatan Pramuka



Nah supaya lebih tahu tentang apa itu gerakan Pramuka, berikut kami jelaskan pengertiannya
Gerakan Pramuka Indonesia adalah nama organisasi pendidikan nonformal yang menyelenggarakan pendidikan kepanduan yang dilaksanakan di Indonesia. Kata "Pramuka" merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang memiliki arti Orang Muda yang Suka Berkarya.


"Pramuka" merupakan sebutan bagi anggota Gerakan Pramuka, yang meliputi; Pramuka Siaga (7-10 tahun), Pramuka Penggalang (11-15 tahun), Pramuka Penegak (16-20 tahun) dan Pramuka Pandega (21-25 tahun). Kelompok anggota yang lain yaitu Pembina Pramuka, Andalan Pramuka, Korps Pelatih Pramuka, Pamong Saka Pramuka, Staf Kwartir dan Majelis Pembimbing.
Sedangkan yang dimaksud "Kepramukaan" adalah proses pendidikan di luar lingkungan sekolah dan di luar lingkungan keluarga dalam bentuk kegiatan menarik, menyenangkan, sehat, teratur, terarah, praktis yang dilakukan di alam terbuka dengan Prinsip Dasar Kepramukaan dan Metode Kepramukaan, yang sasaran akhirnya pembentukan watak, akhlak dan budi pekerti luhur. Kepramukaan adalah sistem pendidikan kepanduan yang disesuaikan dengan keadaan, kepentingan dan perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia.
Ceria mengikuti Pesta Siaga

Sejarah Pramuka
Gerakan Pramuka atau Kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya (Belanda) Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan pada tahun yang sama, di Jakarta didirikan (Belanda) Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO).[1] Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu, bernama (Belanda) Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada tahun 1926.[1] Pendirian gerakan ini pada tanggal 14 Agustus 1961 sedikit-banyak diilhami oleh Komsomol di Uni Soviet.
Pada tanggal 26 Oktober 2010, Dewan Perwakilan Rakyat mengabsahkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka. Berdasarkan UU ini, maka Pramuka bukan lagi satu-satunya organisasi yang boleh menyelenggarakan pendidikan kepramukaan. Organisasi profesi juga diperbolehkan untuk menyelenggarakan kegiatan kepramukaan

Bapak Pramuka Dunia
Bapak pramuka dunia adalah Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Nama asli beliau adalah Robert Stephenson Smyth dan dilahirkan di London, Inggris pada tanggal 22 Februari 1857 dan meninggal tanggal 8 Januari 1941 di Nyeri, Kenya, Afrika.

Sedangkan Bapak Pramuka Indonesia adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX ( Sompilan Ngasem, Yogyakarta, 12 April 1912 -Washington, DC, AS, 1 Oktober 1988 ) adalah seorang Raja Kasultanan Yogyakarta dan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta. Beliau juga Wakil Presiden Indonesia yang kedua antara tahun 1973-1978. Beliau juga dikenal sebagai Bapak Pramuka Indonesia, dan pernah menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka.

Sumber : Google.com

Senin, 13 Januari 2014

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1435 H

Dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, keluarga besar MI Negeri Jambu mengadakan kegiatan siraman rohani dengan pembicara Bp. Kyai Muhammad Nasikhun dari Pringsurat Temanggung. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Senin, 13 Januari 2014 di aula MI Negeri jambu. acara dilaksanakan mulai pukul 09.30 WIB.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini dibuka dengan sambutan dari Bapak Kepala MI Negeri  Jambu

Selain itu diadakan juga lomba Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) untuk masing-masing kelas diambil satu pemenang.